Sekarang aku sudah bisa membayangkan bagaimana teriakan bahagia Mama ketika tau bahwa aku telah ada. Waupun masih dalam perut Mama. Dimana seiring berjalannya waktu perut Mama semakin membesar, membuat Mama sulit beraktivitas, membuat bentuk tubuh Mama tak lagi semenarik sebelum mengandungku, membuat Mama merasa sakit setiap kali aku bergerak dan menendang-nendang. Dan saat aku lahir, tangisan pertamaku mungkin jadi lagu yang paling indah buat Mama. Mama juga mengajariku mulai dari duduk, berdiri, berjalan, bicara, dan belajar semua yang sebelumnya tak dapat ku lakukan. Pada saat aku belajar berjalan, jatuh, bangkit dan jatuh lagi bukan alasan untuk Mama bosan mengajariku. Pada saat aku belajar bicara, kata-kata yang tak jelas bukan alasan untuk Mama bosan mendengarkanku. Aku tau Mama justru bahagia semua yang terjadi selama proses pertumbuhanku. Mama dapat melakukan semuanya dengan sangat-sangat baik. Termasuk berbohong, Mama sangat handal dalam berbohong. Ketika Mama mengatakan tidak lapar, hanya karena agar aku makan. Ketika Mama mengatakan tidak lelah, hanya karena agar aku bisa beristirahat. Ketika Mama mengatakan semua baik-baik saja hanya agar aku tidak bersedih.
Setelah semuanya itu, lalu kenapa mulutku yang dulu Mama ajari berbicara justru sering melawan dan membohongimu? Lalu kenapa tangan dan kakiku yang dulu selalu Mama kuatkan justru tak ku gunakan untuk membantumu? Dan kenapa setelah semua kesalahan yang kulakukan Mama tetap mencintaiku? Bagaimana bisa Mama memaafkan ku bahkan sebelum aku meminta maaf?
Sekarang seiring berjalannya waktu, rambutmu yang dulu hitam kini telah memutih dimakan waktu. Kulitmu yang dulu kencang kini telah keriput dimakan usia.
Ma maafkan aku yang belum bisa menjadi kebanggaan dari angan-anganmu. Maafkan aku yang belum bisa mewujudkan kenyataan dari impianmu. Namun percayalah perjuanganku saat ini semata-mata untuk Mama, dan pencapaianku kelak juga akan ku persembahkan untuk Mama. Terimakasih Ma untuk semua cinta dan pengorbananmu.

Wahh, saya menjadi terharu
BalasHapusSemangat selalu ya
Aku jadi teringat ibu ku😭
BalasHapusTerimakasih nova
Terimakasih Mama
BalasHapusWahhh, ini postingan yang sangat menyentuh hati
BalasHapusAku rindu mamak, pengen cepat pulanggg
BalasHapusTerima kasih, untuk mengingatkan ku atas jasa mamaku. Semangat terusss, Nova!!
BalasHapusPas banget, bentar lg kan hari ibu😭
BalasHapusJadi kangen mama deh, terharu....
BalasHapusterimakasih, mengingatkan aku pada ibuku.
BalasHapusterus berkarya ya Nova
jadi kangen mama :""
BalasHapussemangat dlm berkarya ya...
Duhh jadi rindu malaikat tak bersayapku di kampungg :")) pengen pulangg
BalasHapuskan jadi rindu malaikat tak bersayap ku huhu
BalasHapusWah, terharu aku kak
BalasHapusJadi rindu tante kesayanganku😢, yang kuanggap sebagai mama ku, walaupun bukan dia melahirkan dan membesarkanku tapi kasih sayang dan peratihannya sudah sama seperti sosok mama kandungku.
Semangat terus iya kak.
Buat mama kakak bangga pada pada kakak😊
Ditunggu postingan selanjutnya iya kak.
Wah, terharu aku kak
BalasHapusJadi rindu tante kesayanganku😢, yang kuanggap sebagai mama ku, walaupun bukan dia melahirkan dan membesarkanku tapi kasih sayang dan peratihannya sudah sama seperti sosok mama kandungku.
Semangat terus iya kak.
Buat mama kakak bangga pada pada kakak😊
Ditunggu postingan selanjutnya iya kak.
Sangat menyentuh sekali
BalasHapusJadi rindu yg dirumah :''
BalasHapusBagus sekalii, jadi rindu emak hehe
BalasHapussangat inspiratif
BalasHapusdalem banget :"
BalasHapusjadi terharu teringat perjuangan mama 😢
BalasHapusjadi baper ingat mamak awak
BalasHapusPerjuangan ibu memang susah. Ingatlah akan jasa2 ibu kita yg telah melahirkan kita. 😊
BalasHapus